Pemkot Surakarta Gunakan Cara Anggaran Berimbang
Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam penyusunan neraca APBD kota menggunakan cara anggaran yang berimbang, hal itu disampaikan oleh Sekda kota Surakarta Drs. Budi Suharto ketika dikonfirmasi para wartawan siang tadi di depan ruang kerjanya. Menurutnya anggaran yang ada di pemkot Solo tidak lagi defisit, artinya harus berimbang. Untuk itu perlu digiatkan dengan menggandeng mitra atau pihak lain sehingga anggaran berimbang dapat terwujud.
“Kedepan hari, pemerintah kota Surakarta dari sisi anggaran itu harus berimbang, jangan sampai ada yang defisit. Artinya dengan memanfaatkan mitra atau ihak lain di berbagai bidang. Sebenarnya ini bukan format baru, tahun kemarin saja defisit sampai 50 miliar, sebuah angka yang tidak sedikit,” ujarnya kepada Timlo.net.
Yang menjadi penyebab anggaran pemkot menjadi defisit, di dominasi oleh biaya gaji pegawai yang mencapai angka 40 persen dari total APBD kota Solo. Belum lagi ditambah beban biaya lainnya seperti penggunaan listrik, air, maupun telepon.
Menurut Budi Suharto seharusnya keadaan defisit jangan sampai menjadi beban setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Jangan sampai terbebani dengan keadaan itu, namun justru dicari jalan keluarnya mitra kerja lainnya dan yang pasti tanpa hutang. Kita uoayakan otonomi daerah itu betul-betul membuat kita menjadi lebih mandiri,” lanjut Budi.
Meski demikian, akan sangat dimaklumi bahwa tuntutan kinerja SKPD yang diwajibkan untuk mandiri akan cukup memberatkan.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Persis Waspadai Serangan Balik Pers...
- Amankan Libur Panjang, Polresta Sol...
- Liburan, Lalu Lintas di Klaten Pada...
- Bisnis Perumahan di Solo Kian Ramai
- Piye Iki! Ikut Rekam E-KTP, Warga H...
- Sruti Respati dan Puteri Indonesia ...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
- Ibu Muda Jual Sabu-sabu Ditangkap d...
- LUIS Minta Densus 88 Perbaiki Tekni...
- UPTPK Sragen Belum Punya Kendaraan ...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Museum Samanhudi Diresmikan
- 3% Pelaku Ekonomi Adalah Konglomera...
- Napak Budaya Samanhudi, Puluhan Gun...
- Amir Ambyah: Banyak Koperasi di Sra...
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Kecelakaan di Satelit Ngemplak, 1...
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Petinggi Universitas Ditahan
- Truk Gandeng Tabrak Dua Motor, 2...
- FPI: Kami Tak Ada Masalah dengan...
- Lanud Adi Soemarmo Jadi Kawah...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Mobil Anggota TNI Nyemplung Jurang...


SMKN 2 Wonogiri Serius Rakit Truk M...
Purwantoro Masih Mengandalkan Indus...
Sendang Sinangka Saksi Bisu Perjuan...
Potret Wonogiri Terekam Dalam Pamer...
Pameran Produk Unggulan Wonogiri Di...
Kenakan Beskap, Bupati Wonogiri Lan...
Pangeran Sambernyowo Bagi Wonogiri ...